Persyaratan Kualitas Dasar untuk Penutup Bantal: Panduan Lengkap
Produk bantalan, yang terdiri dari casing bantalan, spons, dan puff, adalah salah satu produk makeup paling populer di pasar saat ini. Artikel ini memberikan gambaran mendalam tentang persyaratan kualitas dasar untuk casing bantalan. Pedoman ini dirancang untuk profesional pengadaan kemasan yang ingin memastikan kualitas dan fungsi produk dalam industri kemasan kosmetik.

SATU: Persyaratan Penampilan Dasar untuk Casing Bantalan
Penampilan casing bantalan sangat penting untuk kegunaan dan daya tarik visualnya. Berikut adalah standar kualitas penampilan yang harus dipenuhi oleh casing bantalan:
1. Komponen Produk
- Semua komponen harus sesuai dengan contoh yang disetujui, tanpa bagian yang hilang.
- Tidak boleh ada burr, tepi tajam, atau tonjolan yang dapat menyebabkan cedera atau mempengaruhi fungsi keseluruhan produk atau penampilan estetika.
2. Konsistensi Bahan
- Bahan yang digunakan harus konsisten dengan contoh yang disetujui. Setiap perubahan jenis bahan dilarang kecuali secara eksplisit disetujui.
3. Tanda Aliran (Tanda Pengelasan)
- Tanda aliran yang terlihat atau tanda pengelasan harus dalam batas yang dapat diterima, memastikan bahwa mereka tidak mengurangi penampilan keseluruhan.
4. Celah Antara Komponen
- Celah antara tutup dan casing tidak boleh melebihi 1mm jika dibandingkan dengan sampel, memastikan penutupan yang rapat dan mulus.
5. Patah dan Kerusakan
- Produk tidak boleh memiliki retakan atau patah yang mempengaruhi fungsi produk. Kerusakan visual seperti penyok, goresan, atau retakan halus harus dalam batas yang dapat diterima.
6. Kebersihan dan Kesehatan
- Permukaan yang akan bersentuhan dengan bahan kosmetik harus bebas dari benda asing, debu, atau kontaminan biologis seperti jamur, rambutatau noda minyak.
DUA: Persyaratan Percetakan dan Dekorasi
Casing bantalan sering dihiasi dengan desain rumit atau logo. Penting bahwa percetakan dan dekorasi pada casing memenuhi persyaratan berikut:

1. Perekat Percetakan dan Embossing Panas
- Uji daya rekat elemen yang dicetak atau disegel panas dengan menggunakan lem 3M-810. Setelah menerapkan dan melepas lem pada sudut 45°–90°, teks harus tetap terlihat jelas tanpa mengelupas.
2. Konsistensi Warna
- The warna elemen yang dicetak harus sesuai dengan sampel yang disetujui dan seragam. Perbedaan warna di luar rentang yang dapat diterima dapat berdampak negatif pada kualitas produk dan persepsi konsumen.
3. Kualitas Perlakuan Permukaan
- Perlakuan permukaan, termasuk pelapisan listrik atau penyemprotan, tidak boleh menunjukkan cacat seperti area terbuka, pittingatau bagian kasar di luar batas yang dapat diterima.
TIGA: Pengujian Fungsi dan Kinerja
The fungsi dan kinerja dari casing bantalan sama pentingnya dengan penampilannya. Berikut adalah pengujian utama yang harus dilalui casing bantalan untuk memastikan keandalan:

1. Gaya Pembukaan
- The gaya pembukaan untuk kasus bantalan tipe tombol harus antara 300g-2000g, dan untuk kasus bantalan tipe klip, harus antara 300g-1500g. Ini memastikan bahwa penutup terbuka dengan lancar tanpa terlalu sulit untuk dioperasikan.
2. Fungsi Klip Depan
- The klip depan harus aman dan tidak mudah dibuka secara manual. Penutup hanya boleh terbuka saat tombol ditekan.
3. Ketahanan Klip Depan
- Lakukan pengujian ketahanan kelelahan dengan membuka dan menutup klip depan 300 kali untuk memastikan tetap berfungsi dan tidak pecah.
4. Uji Jatuh
- Kasus bantalan harus lulus uji jatuh dari uji jatuh dari 76cm ke lantai semen. Tidak boleh ada retak, pecah, atau masalah fungsi yang mempengaruhi penggunaan produk.
EMPAT: Persyaratan Bau
- Kasus bantalan tidak boleh mengeluarkan bau apapun selain dari bahan yang digunakan dalam kasus itu sendiri. Setiap bau tidak sedap dapat menunjukkan bahan berkualitas rendah dan mempengaruhi pengalaman pengguna.
LIMA: Persyaratan Kualitas Lensa Cermin
Untuk casing bantalan dengan cermin, kualitas dari lensa cermin sangat penting. Berikut adalah standar kualitas lensa cermin:
1. Pemasangan dan Stabilitas
- Cermin harus terpasang dengan aman ke casing tanpa bergoyang, mengangkatatau mengembun.
2. Uji Kelekatan Cermin
- Letakkan sampel di lingkungan 55°C dan -10°C untuk 24 jam masing-masing dan periksa apakah cermin terlepas. Ini memastikan kekuatan adhesi cermin di bawah kondisi ekstrem.
3. Uji Jatuh untuk Lensa Cermin
- Lakukan sebuah uji jatuh dengan menjatuhkan casing bantalan dari ketinggian 30cm tiga kali. Cermin harus tetap utuh dan tidak boleh lepas selama pengujian
